Bread Pudding



Sebenarnya udah familiar banget sama bread pudding sejak masih kecil. Cuma di rumah disebut prol roti, pake santan, dan dikukus. Ibuk kalo bikin prol roti ga pernah dikasi garnish macem-macem kayak choco chips, kismis, atau bahkan taburan kayu manis. Resepnya cuma roti tawar sisa disobek-sobek, rendam campuran santan, gula, susu dan vanili, kasi mentega sedikit, langsung kukus. Setelah dingin, dipotong-potong, jadi adonan santannya emang dikit biar prolnya kokoh. Rasanya tentu saja enak, gurih banget karena pake santan.

Setelah coba bread pudding (prol roti pake susu dan dioven), eh ternyata lebih suka yang ini. Rasanya lebih light karena pake susu, bukan santan yang kadang terasa lekoh/eneg. Dan karena dipanggang, jadi teksturnya kering di permukaan, tapi lembut di dalam. Penambahan krim kental bikin citarasanya makin kaya, syedap deh pokoknya. Resepnya nyontek esti (makasih mamabastiiii), cuma rotinya saya olesi nutella dulu trus ditangkup roti lagi, iris diagonal, rendam custard lalu taburi dcc potong.

Bahan
50 gr mentega tawar, diamkan di suhu ruang
10 buah roti tawar, potong-potong
50 gr kismis
1 sdt bubuk kayumanis
2 butir telur ayam
300 ml susu cair
200 ml krim kental
75 g gula pasir

Cara membuat: 
1. Oleskan butter pada seluruh permukaan roti. sisihkan
2. Kocok telur dan gula hingga mengembang. Masukkan susu dan krim kental, kocok rata, sisihkan.
3. Susun potongan roti pada bagian dasar loyang (saya menggunakan cup alumunium foil)
3. Beri taburan kismis dan kayumanis, lalu siram dengan campuran krim hingga lembut.
4. Susun kembali roti di atasnya, beri taburan kayumanis dan kismis, siram krim kembali. (Lakukan proses ini hingga habis)
5. Biarkan di suhu ruang selama 30 menit
6. Tutup cup / loyang dengan aluminuim foil, panggang di oven dengan suhu 180'c selama 30 menit dengan teknik water bath (au bain marie)

7. Buka tutup alumunium, panggang kembali hingga permukaannya berwarna kecoklatan.  Angkat, sajikan hangat..

Tanpa nutella udah enak banggedd, apalagi pake si hazelnut choco spread ini. Nothing gone wrong with nutella gitu loh.

Comments