Tuesday, June 3, 2014

French Toast


no one can resist french toast. or and nutella.

Siapa di sini yang ga suka roti panggang? Sensasi garing di luar, lembut di dalam dengan aneka filling yang menggiurkan, ditemani secangkir teh atau kopi panas pasti bisa bikin siapapun melipir sejenak meninggalkan kesibukannya. Entah di pagi atau malam hari, roti panggang sepertinya asik-asik saja disantap. Betuuuul?

Saya pribadi suka pake banget sama roti panggang. Jaman masih esde dulu, ibuk gemar bikinin roti panggang buat sarapan. Sengaja beli roti tawar sore hari di toko roti daerah pecinan, karena homemade, jadi kalo sore harganya udah miring. Besok paginya langsung diiris-iris, olesi margarine, tabur gula pasir, ditangkup seiris roti lagi lalu dipanggang di wajan beroles margarine (lagi). Kalo punya duit lebih sih biasanya bapak pulang kerja bawa selai atau meses. Duh bahagia bener meski cuma roti :’)

Setelah menikah, saya lumayan sering juga bikin roti panggang, tapi kali ini pake toaster hadiah kawin. Lumayan ga pake ribet. Suami sih ga suka pake margarin, jadi cuma roti tawar gitu dimasukin toaster, terus dioles selai coklat atau jeruk marmalade. Tapi lama-lama bosan juga bikin roti panggang yang itu-itu melulu. Sampai suatu hari ketemu resep French Toast.

French Toast adalah roti tawar yang dicelup ke adonan telur-susu untuk kemudian dipanggang. Maka hasil jadinya bukan roti panggang yang kripsi, tapi yang gurih dan gooey mirip pudding roti gitu. Berkali-kali bikin French Toast, belum juga berkenan di lidah. Seringkali rotinya terlalu lembek setelah dicelup ke adonan susu-telur, jadi saat dipanggang di wajan, rotinya malah sering buyar karena terlalu basah.

Nah saat baca majalah Gourmet Traveller: The Chocolate Cookbook, di dalamnya ada 4 resep French Toast. Dan setelah dibaca dengan seksama, ternyata ada triknya biar French Toast yang kita bikin bisa bagus bentuknya dan enak rasanya, meski sedikit lebih ribet tentunya. Tapi makanan enak apa sih yang ga ribet bikinnya? *sambil bayangin Lapis Legit

Pertama, roti yang dipake buat French Toast sebaiknya roti yang diiris tebal, jadi bukan roti tawar yang sudah diiris tipis-tipis itu. Ketebalan roti ini perlu agar roti bisa menyerap adonan susu-telur dengan maksimal tanpa membuatnya hancur. Kedua, roti terbaik untuk dibikin French Toast adalah brioche. Kenapa brioche, karena brioche mengandung susu, telur dan mentega yang banyak, sehingga kelezatan French Toast tidak hanya didapat dari adonan telur-susu, tapi juga dari roti itu sendiri. Ketiga, dan ini yang menurut saya penting, setelah dipanggang di wajan anti lengket, roti sebaiknya dioven agar adoannya lebih meresap, rotinya lebih kering dan sedikit menggembung.

Kebetulan punya brioche, sayapun mencoba dibikin French Toast dengan mengikuti tips di atas. Dan ternyata, hasilnya enak! Suami doyan banggget, padahal beberapa kali bikin French Toast, jangankan dimakan, dilirikpun tidak :D

last bite

French Toast
Sumber: Australian Gourmet Traveller: The Chocolate Cookbook

Bahan:
4  lembar roti tawar/brioche yang diiris setebal 2 cm
Adonan French Toast
4 telur utuh
250 ml susu
110 gr gula pasir (saya pakai 80gr)
80 ml krim kental (skip, ganti susu)
2 tsp ekstrak vanilla (skip)
1 tsp kayumanis bubuk
Sejumput garam dan pala bubuk

Filling dan topping:
Sesuai selera, bisa irisan pisang, chocochips, selai, dll (saya pakai Nutella dan Dulce de Leche)

Cara Membuat:
1.      Untuk adonan French Toast, campur seluruh bahan di mangkuk, kocok dengan whisk hingga rata, sisihkan
2.      Celup masing-masing sisi roti ke dalam adonan selama 2 menit
3.      Panaskan oven suhu 180 C. Dengan api sedang, panaskan wajan anti lengket, olesi sedikit butter dan panggang roti hingga berwarna keemasan (sekitar 2 menit setiap sisi), lalu pindahkan ke loyang. Ulangi sampai habis. Setelah Loyang penuh, masukkan ke dalam oven dan panggang hingga mengembang dan keemasan (8-10 menit).

4.      Iris French Toast secara diagonal atau horizontal, oles selai/filling di setiap sisinya, tumpuk, taburi gula bubuk

bersih!

No comments:

Post a Comment